Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wawasanku

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

A.      Pengertian Motivasi Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan antusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.

JUKNIS PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI

Gambar
JUKNIS PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER A. Latar Belakang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu, KTSP harus disusun sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi satuan pendidikan (internal) serta lingkungan di daerah setempat. Salah satu komponen utama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah struktur dan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik, muatan lokal, dan kegiatan pengembangan diri pada satuan pendidikan. Kegiatan pe...

PENILAIAN HASIL BELAJAR

Gambar
PENILAIAN HASIL BELAJAR Dalam proses pembelajaran, guru perlu memiliki rencana penilaian yang baik. Penilaian hasil belajar merupakan bagian integral dari proses pembelajaran. Tujuan utama dari penilaian hasil pembelajaran adalah untuk mengetahui sejauh mana siswa dapat memahami atau menguasai pengetahuan yang dipelajari, dan dapat juga untuk menentukan posisi siswa di kelasnya. Hasil dari penilaian tersebut dapat digunakan sebagai umpan balik bagi guru untuk menentukan kegiatan pembelajaran berikutnya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Tanpa melakukan evaluasi, guru tidak dapat mengukur daya serap siswa mengenai materi yang telah diajarkan dan tidak dapat member bantuan lebih lanjut kepada siswa yang memiliki kesulitan dalam belajar.